Wisata mudik, perjalanan unik setahun sekali

Event hari raya Idul Fitri di Indonesia sangat identik dengan perjalanan mudik atau pulang kampung. Alhamdulillah, lebaran tahun 2012 ini nadifa.net bisa mudik, dengan tujuan Gombong, yang berada di wilayah kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Berbeda dengan perjalan pulang kampung pada hari libur biasa, mudik pada libur lebaran sungguh menyenangkan. Di sepanjang perjalanan, kita bisa melihat berbagai keunikan orang-orang yang melakukan mudik. Baik siang maupun malam, jalan tetap ramai.

Masjid-masjid di tepi jalan biasanya ramai oleh pemudik untuk sholat dan istirahat sebentar sekedar melepas lelah. Hal ini tentunya menjadi berkah bagi tukang parkir maupun pedagang asongan yang kadang mangkal di dekat masjid.

Mudik dengan motor

Ilustrasi: mudik unik dengan motor

Ada hal unik dan menarik yang nadifa.net lihat pada saat perjalanan mudik ke Gombong, yaitu ketika ada orang mudik yang menggunakan kendaraan roda 2 alias motor, dengan beban cukup banyak, berpenumpang suami-istri dan 2 orang anak, dan beberapa tas ransel yang diletakkan di belakang jok motor yang sudah dimodifikasi sehingga menjadi lebih panjang.

Walaupun sebenarnya cukup membahayakan bagi si pemudik, namun tetap saja nekat, biasanya sih dengan alasan klasik, yaitu lebih hemat biayanya. Biasanya hal seperti ini hanya terjadi dan cukup banyak, pada musim mudik lebaran Idul Fitri, walaupun mungkin ada juga pada momen liburan lainnya.

Nadifa.net berangkat dari Jogja sekitar pukul 11 siang, karena setelah sholat Ied di alun-alun kidul, nadifa.net syawalan dulu di tempat nenek dan beberapa kerabat. Sampai di Gombong sekitar pukul 4 sore. Padahal perjalanan normal hanya sekitar 3 jam, tapi karena ingin menikmati wisata mudik, kami sengaja pelan-pelan, dan istirahat 2x sepanjang perjalanan.

Hari ke 2 di Gombong, nadifa.net berwisata ke Benteng Van Der Wijck yang terletak sekitar 5 km dari kota Gombong.

Obyek Wisata Benteng Van Der Wijck Gombong

Benteng Van Der Wijck Gombong

Benteng Van Der Wijck adalah situs sejarah peninggalan Belanda, yang didirikan pada tahun 1828 sebagai tempat pertahanan.
Salah satu sisi area di lihat dari atas benteng

Salah satu area di lihat dari atas benteng

Di dalam komplek wisata Benteng Van Der Wijck ini terdapat cukup banyak wahana bermain bagi anak-anak, seperti kereta yang terletak di atas benteng untuk melihat sekeliling benteng, tempat ayunan, komedi putar, plosotan, perahu bebek, bom-bom car, mandi bola, dan sebagainya.
Komedi putar

Komedi putar, salah satu wahana permainan untuk anak

Tersedia juga warung makan, dan juga panggung hiburan yang disediakan panitia untuk menghibur para pengunjung. Puas bermain, kami pun pulang ke rumah.

Keesokan harinya, kami balik lagi ke Jogja, sambil tidak lupa menikmati perjalan arus balik. Sungguh perjalanan yang menyenangkan.

This entry was posted in Hari Raya and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>